Gubernur Hidayat Arsani Bahas Evaluasi Alokasi TKD 2026 Bersama Dirjen Perimbangan Keuangan

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani bersama Bupati/Walikota se-Babel, Penjabat Sekretaris Daerah Fery Afriyanto, beserta jajaran pejabat pemprov Kep. Babel,   mengadakan pertemuan dengan Askolani, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (DJKP) beserta jajarannya di Ruang Rapat Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel dan juga secara hybrid, Senin (1/12/2025).

Saat membuka audiensi, Gubernur Hidayat Arsani mengungkapkan kepada Dirjen Perimbangan Keuangan Askolani perihal kondisi anggaran Kep. Babel saat ini dan meminta semua pihak untuk saling bersinergi dalam meningkatkan PAD Kep. Babel.

“Sebenarnya kami cukup prihatin menerima alokasi uang ini mengingat kondisi timah dan sawit yang belum optimal ditambah dengan pemangkasan-pemangkasan yang berpengaruh terhadap efektivitas program dan kegiatan,” tutur Gubernur Hidayat Arsani.

Dalam kesempatan yg sama Gubernur Kep. Bangka Belitung menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bapak Askolani selaku Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI yang telah berkunjung ke negeri serumpun sebalai ini, "Sekali lagi, terima kasih atas kunjungan Pak Dirjen mari kita saling bersinergi,” ujar Gubernur Hidayat Arsani. 

Menurut Gubernur Hidayat Arsani, dengan kedatangan Dirjen ke Babel ini merupakan tantangan ke depan untuk Pemerintah Provinsi Kep. Babel agar dapat mengevaluasi kembali. 

Gubernur Hidayat Arsani mengatakan upaya untuk meningkatkan PAD dengan meminjam dari PT SMI sangat dibutuhkan. Pemerintah membutuhkan dana sebesar 1,5 T yang merupakan gabungan dari provinsi dan kabupaten/kota 

“Semuanya 1,5 T merupakan gabungan dari  kabupaten, kota dan provinsi. Tetapi tentu saja akan menggunakan  _cashflow_ yang baik. Artinya betul-betul untuk proyek yang memang menghasilkan,” ungkapnya. 

“Termasuk dana hibah yang cukup besar, kedepannya akan kami kurangi. Jadi nanti diperuntukkan untuk kegiatan yang efektif dan pasti saja”, ungkap Gubernur Hidayat. 

Pada pertemuan tersebut, Dirjen Askolani menyampaikan apresiasinya atas serapan PAD Provinsi Kep. Babel yang cukup bagus dari 1,3 triliun dan sudah terealisasi 1,18 triliun.

Sejalan dengan Gubernur Hidayat Arsani, Dirjen Askolani juga menyarankan agar pemerintah kabupaten/kota meminjam dana pada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk membantu pembangunan untuk peningkatan PAD yang baik. 

“Kita juga akan dorong PT SMI dengan pembiayaan ekonomi kreatif yang bisa menghasilkan project dan pendapatan. Ini tentunya opsi lain yang kita lihat bahwa membangun Babel ini bukan hanya dari APBN/ APBD saja tetapi ada sumber-sumber lain di luar itu,” jelasnya.

Diakhir audiensi, Gubernur Hidayat Arsani mengambil langkah kesepakatan, terkait hal ini akan melaksanakan rakor berikutnya bersama seluruh Bupati/Walikota di Pulau Belitung. 

Sumber: 
Biro Adpim Babel
Penulis: 
Aliyah
Fotografer: 
Poniran/Qnoey
Editor: 
Gina