PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani bersama seluruh jajaran Forkopimda Provinsi Babel menggelar rapat diskusi perihal yang menjadi tuntutan masyarakat, yakni menaikkan harga timah.
Hasilnya pun dengan kabar yang menggembirakan. Pada forum diskusi yang berlangsung yang bertempat di Ruang Tanjung Pendam, Kantor Gubernur, Selasa (30/9/2025), didapati kesepakatan terkait harga timah.
"Permintaan dari masyarakat terkait harga timah dinaikkan alhamdulillah, PT Timah sepakat, mengenai permintaan rakyat untuk bekerja, terkait pembayaran, ada barang paginya, sore sudah bisa dibayar, dan hingga hari ini sudah disepakati oleh pusat Tim Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH)," ujar Hidayat Arsani.
Dalam kesepakatan itu, PT Timah resmi menyepakati harga beli timah dari masyarakat sebesar Rp260 ribu per kilogram untuk kadar SN 100 persen.
Dengan keputusan tersebut, Hidayat Arsani berharap tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan. Dirinya juga berharap bila hasil kekayaan tambang timah yang dimiliki Babel saat ini dapat menyejahterakan serta memakmurkan seluruh masyarakat.
"Bagi kami pemerintah, tentunya ingin dengan kekayaan tambang kita ini dapat mensejahterakan serta memakmurkan masyarakat. Semoga dengan adanya kesepakatan pada hari ini, situasi dan kondisi dari masyarakat kita tetap kondusif, dan tidak ada lagi kerusuhan," tuturnya.
Selain itu, Hidayat Arsani juga menekankan untuk Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), masih dalam proses untuk dapat segera dirampungkan.
"Untuk WPR kami sudah selesai tinggal nunggu Perdanya. Tadi, Ketua DPRD bilang akan seperti jalan tol cepat, karena menyangkut rakyat," tutup Gubernur.
- 660 reads





